Bagi pecinta tanaman, tentu teknik bertanam hidroponik sudah tidak asing lagi ditelinga anda bukan ? Dimana Hidroponik adalah salah satu teknik bercocok tanam yang modern, tanpa menggunakan media tanah, kerikil, dan lain sebagainya yang mana lebih dikenal dengan budidaya tanaman yang memanfaatkan air. Hidroponik sendiri sangat populer di Indonesia bagi para pecinta tanaman untuk menyalurkan hobi menanam dengan skala kecil. Khusus bagi anda yang ingin memulai budidaya hidroponi dirumah dan terkendala lahan atau ruang yang sempit untuk bertanam, maka mungkin teknik Hidroponik vertikultur yang merupakan solusi terbaik untuk anda. Vertikultur adalah merupakan gabungan dari dua kata dalam Bahasa Inggris, vertical yang memiliki arti tegak lurus serta culture yang berarti budidaya. Jadi, vertikultur merupakan sebuah teknik bercocok tanam atau berkebun dengan cara menanam tanaman dari bawah hingga ke atas. Dengan Vertikultur memungkinkan Anda untuk menanam tanaman sebanyak 20 hingga 30 tanaman bahkan di lahan yang hanya berukuran 50 cm x 50 cm yang mana memang menjadi tujuan utama dari teknik ini untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimal mungkin. Berikut beberapa keunggulan budidaya dengan teknik Vertikultur : Tidak mengharuskan lahan yang luas atau besar Dapat menghemat penggunaan air. Anda bisa menyesuaikan media penanaman dengan kondisi lahan tempat Anda akan membuat vertikultur. Usia tanaman yang ditanam relative pendek. Perawatan tanaman yang jauh lebih mudah. Namun tentu ada beberapa kelemahan dari teknik ini dimana tidak semua tanaman bisa ditanam menggunakan teknik berkebun ini. Adapun beberapa tanaman yang dapat anda budidayakan dengan teknik Hidroponik vertikultur adalah sebagai berikut Kemangi Selada Kangkung Seledri Bayam Sawi Cabe Tanaman obat Tanaman hias Untuk memulai budidaya Hidroponik vertikultur, sebenarnya cukup mudah baik untuk pemula, yang penting adalah anda memilih bahan serta memiliki peralatan yang tepat untuk dapat menghasilakan hasil panen yang sesuai anda inginkan. Apa saja itu ? berikut Cara Membuat Hidroponik Vertikultur . Menyiapkan peralatan untuk memulai : Sipakan Pipa paralon yang panjangnya 5 inci. Anda bisa menggunakan pipa jenis lain Meteran untuk digunakan mengukur lubang tanam Gergaji untuk membuka lubang tanam pada pipa paralon Cutter untuk menandai lubang tanam Lilin atau korek api untuk memanaskan sedikit bagian dari pipa paralon Kayu dengan diameter 6 cm yang ujungnya telah diruncingkan untuk membuat lubang tanam Media tanam seperti rockwool, cocopeat, perlite, arang sekam, atau yang lain untuk menanam tanaman hidroponik Kain basah untuk mendinginkan pipa paralon yang sudah dilubangi Membuat Media Hidroponik Vertikultur Untuk Mulai Menanam Potong pipa paralon Anda dengan panjang 1 meter. Ukur jarak yang tepat untuk membuat lubang tanam menggunakan meteran, kemudian tandai tempat lubang tanam dengan menggunakan cutter. Lalu lanjutkan dengan membuat lubang tanam pada pipa paralon. Lubang tanam harus dibuat menyilang dan mendapatkan jarak sekitar 60 cm dengan lubang lain. Gunakan gergaji untuk membuat lubang tanam pada pipa, lebar lubang tanam hanya sekitar 5 cm saja. Panaskan bagian bawah lubang tanam menggunakan lilin atau korek api sehingga pipa paralon Anda menjadi lentur. Setelah pipa paralon menjadi cukup lentur, masukkan kayu dengan ujung runcing ke dalam lubang tanam. Lalu gunakan kain basah untuk mendinginkan pipa paralon. Masukkan media tanam berupa rockwool atau media tanam lain ke dalam paralon, pastikan media tanam memenuhi pipa paralon dari bawah hingga ke atas. Tegakkan pipa paralon, kemudian Anda bisa mulai menanam biji tanaman ke dalam lubang tanam dan mulai menanam. Mengenai sistem penyiraman, Anda bisa menggunakan pipa irigasi dengan sistem tetes baik dari bawah pipa maupun dari bagian atas pipa. Anda bisa menggunakan pipa air untuk mendorong air dari bagian dasar pipa paralon hingga air mengaliri seluruh media tanam. Catatan : Pastikan bahwa tanaman anda diletakkan di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari sehingga semua bagian tanaman di segala arah pipa paralon bisa tumbuh dengan baik dan sayur atau buah bisa dipanen tepat pada waktunya. Demikian berbagi cara Membuat Hidroponik Vertikultur dirumah Lahan Yang Sempit bagi anda yang memiliki masalah keterbatasan lahan dimana tekni budidaya ini telah terbukti ampuh sebagai solusi budidaya bagi banyak pecinta tanaman dan dapat di olah dengan mudah, semoga berguna dan bermanfaat. Terima kasih

Cara Membuat Hidroponik Vertikultur Dirumah Dengan Lahan Yang Sempit

Bagi pecinta tanaman, tentu teknik bertanam hidroponik sudah tidak asing lagi ditelinga anda bukan ? Dimana Hidroponik adalah salah satu teknik bercocok tanam yang modern, tanpa menggunakan media tanah, kerikil, dan lain sebagainya yang mana lebih dikenal dengan budidaya tanaman yang memanfaatkan air. Hidroponik sendiri sangat populer di Indonesia bagi para pecinta tanaman untuk menyalurkan hobi menanam dengan skala kecil.

Khusus bagi anda yang ingin memulai budidaya hidroponi dirumah dan terkendala lahan atau ruang yang sempit untuk bertanam, maka mungkin teknik Hidroponik vertikultur yang merupakan solusi terbaik untuk anda. Vertikultur adalah merupakan gabungan dari dua kata dalam Bahasa Inggris, vertical yang memiliki arti tegak lurus serta culture yang berarti budidaya. Jadi, vertikultur merupakan sebuah teknik bercocok tanam atau berkebun dengan cara menanam tanaman dari bawah hingga ke atas.

Cara Membuat Hidroponik Vertikultur Dirumah Dengan Lahan Yang Sempit
Cara Membuat Hidroponik Vertikultur Dirumah Dengan Lahan Yang Sempit

Dengan Vertikultur memungkinkan Anda untuk menanam tanaman sebanyak 20 hingga 30 tanaman bahkan di lahan yang hanya berukuran 50 cm x 50 cm yang mana memang menjadi tujuan utama dari teknik ini untuk memanfaatkan lahan yang terbatas semaksimal mungkin.

Berikut beberapa keunggulan budidaya dengan teknik Vertikultur :

  • Tidak mengharuskan lahan yang luas atau besar
  • Dapat menghemat penggunaan air.
  • Anda bisa menyesuaikan media penanaman dengan kondisi lahan tempat Anda akan membuat vertikultur.
  • Usia tanaman yang ditanam relative pendek.
  • Perawatan tanaman yang jauh lebih mudah.

Namun tentu ada beberapa kelemahan dari teknik ini dimana tidak semua tanaman bisa ditanam menggunakan teknik berkebun ini. Adapun beberapa tanaman yang dapat anda budidayakan dengan teknik Hidroponik vertikultur adalah sebagai berikut:

TRENDING :   Cara Membuat Green House Hidroponik, Hemat Budget dan Lebih Ekonomis

Tanaman untuk teknik Hidroponik vertikultur

  1. Kemangi
  2. Selada
  3. Kangkung
  4. Seledri
  5. Bayam
  6. Sawi
  7. Cabe
  8. Tanaman obat
  9. Tanaman hias

Untuk memulai budidaya Hidroponik vertikultur, sebenarnya cukup mudah baik untuk pemula, yang penting adalah anda memilih bahan serta memiliki peralatan yang tepat untuk dapat menghasilakan hasil panen yang sesuai anda inginkan. Apa saja itu ? berikut Cara Membuat Hidroponik Vertikultur .

Menyiapkan peralatan untuk memulai :

  • Sipakan Pipa paralon yang panjangnya 5 inci. Anda bisa menggunakan pipa jenis lain
  • Meteran untuk digunakan mengukur lubang tanam
  • Gergaji untuk membuka lubang tanam pada pipa paralon
  • Cutter untuk menandai lubang tanam
  • Lilin atau korek api untuk memanaskan sedikit bagian dari pipa paralon
  • Kayu dengan diameter 6 cm yang ujungnya telah diruncingkan untuk membuat lubang tanam
  • Media tanam seperti rockwool, cocopeat, perlite, arang sekam, atau yang lain untuk menanam tanaman hidroponik
  • Kain basah untuk mendinginkan pipa paralon yang sudah dilubangi

Membuat Media Hidroponik Vertikultur Untuk Mulai Menanam

  1. Potong pipa paralon Anda dengan panjang 1 meter.
  2. Ukur jarak yang tepat untuk membuat lubang tanam menggunakan meteran, kemudian tandai tempat lubang tanam dengan menggunakan cutter. Lalu lanjutkan dengan membuat lubang tanam pada pipa paralon.
  3. Lubang tanam harus dibuat menyilang dan mendapatkan jarak sekitar 60 cm dengan lubang lain. Gunakan gergaji untuk membuat lubang tanam pada pipa, lebar lubang tanam hanya sekitar 5 cm saja.
  4. Panaskan bagian bawah lubang tanam menggunakan lilin atau korek api sehingga pipa paralon Anda menjadi lentur. Setelah pipa paralon menjadi cukup lentur, masukkan kayu dengan ujung runcing ke dalam lubang tanam. Lalu gunakan kain basah untuk mendinginkan pipa paralon.
  5. Masukkan media tanam berupa rockwool atau media tanam lain ke dalam paralon, pastikan media tanam memenuhi pipa paralon dari bawah hingga ke atas. Tegakkan pipa paralon, kemudian Anda bisa mulai menanam biji tanaman ke dalam lubang tanam dan mulai menanam.
  6. Mengenai sistem penyiraman, Anda bisa menggunakan pipa irigasi dengan sistem tetes baik dari bawah pipa maupun dari bagian atas pipa. Anda bisa menggunakan pipa air untuk mendorong air dari bagian dasar pipa paralon hingga air mengaliri seluruh media tanam.
TRENDING :   Praktis! Cara Menanam Cabe Hidroponik Sederhana dengan Polybag

Catatan : Pastikan bahwa tanaman anda diletakkan di tempat yang mendapatkan cukup sinar matahari sehingga semua bagian tanaman di segala arah pipa paralon bisa tumbuh dengan baik dan sayur atau buah bisa dipanen tepat pada waktunya.

Demikian berbagi cara Membuat Hidroponik Vertikultur dirumah Lahan Yang Sempit bagi anda yang memiliki masalah keterbatasan lahan dimana tekni budidaya ini telah terbukti ampuh sebagai solusi budidaya bagi banyak pecinta tanaman dan dapat di olah dengan mudah, semoga berguna dan bermanfaat. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.