Cara Mudah Membuat Tanaman Bonsai Untuk Pemula, Anti Gagal!

Siapa sih yang tidak menyukai tampilan tanaman bonsai yang sangat menarik di mata dengan bentuk tanaman besar yang dibuat minitur tentu akan mempercantik suasana dan dekorasi dirumah anda. Maka tidak heran banyak pecinta bonsai di Indonesia hingga dunia. Tentu, bagi orang awam dengan melihat tampilan bonsai akan terlihat tampak sulit dan mustahil untuk dilakukan sendiri, tetapi jangan berkecil hati terlebih dahulu, sebab siapa pun dapat membuat tanaman bonsai, tentu dengan step by step mengingat proses bonsai ini membutuhkan kesabaran, skill, serta waktu yang lama.

Bonsai yang merupakan seni tanaman hias dari Jepang ini ternyata bukan hanya cantik dari tampilan luarnya saja yang pas sebagai hiasan rumah, sebab bonsai juga memiliki makna filosofis maka dari itu proses pembuatannya pun harus benar-benar tekun dan sabar untuk hasil yang maksimal. Tetapi jangan kuatir sebab walaupun anda merupakan pemula, anda dapat membuat bonsai sendiri dimana pada artikel kali ini kita akan membahasnya sebagai berikut :

1. Pemilihan Bibit Tanaman yang Tepat

Sebagai langkah yang pertama adalah tentunya menentukan bibit tanaman yang akan anda olah menjadi bonsai, dimana bibit tanaman dapat anda dapatkan langsung dari alam atau hasil perbanyakan seperti biji, hasil stek batang, cangkok, okulasi, hingga enten.

Apapun hasil dari mana bibit yang akan tanam, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bibit tersebut agar dapat berproses menjadi bonsai agar tidak gagal nantinya

  • Tanamannya memiliki umur panjang
  • Berasal dari tanaman dikotil, walaupun ada beberapa tanaman monokotil pun yang juga bisa dirubah menjadi bonsai seperti bibit kelapa, bambu, semak, dan perdu
  • Daya tahan tinggi
  • Bentuknya indah secara alami
  • Bisa bertahan menghadapi detraining
TRENDING :   Ide Gambar Desain Baju Kaos Yang Paling Laku Di Pasaran

2. Penggunaan Media Tanam yang Tepat

Untuk wadah tanah tanaman bonsai biasanya menggunakan pot tipis dan kecil, namun memiliki kelemahan sebab media tanam dan pasokan nutrisi tanaman pun menjadi terbatas. Maka dari itu, alangkah lebih baiknnya menggunakan media tanam yang mengandung nutrisi dan bahan mineral tinggi agar tanaman dapat tumbuh dengan baik meski ruang tumbuhnya terbatas. Pilihlah media tanam yang seperti pasir, tanah gunung, dan tanah merah dan menambahkan humus, kompos, dan pupuk kandang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bonsai, agar bonsai tetap berkembang dengan baik, walaupun dalam wadah yang kecil.

3. Pot Terbaik untuk Menanam Bonsai

Gunakan pot yang berbentuk baki serta memiliki lubang pembuangan air dan isi dengan empat lapis medium tanam untuk hasil yang maksimal. Adapun urutan lapisannya sebagai berikut :

Batu yang kedap air di dasar pot pada lapisan pertama
Campuran tanah dan bebatuan kecil di lapisan selanjutnya
Kemudian lapisan tanah lunak atau pasir untuk memudahkan aliran air keluar dari pot
Dan terakhir tanah bersifat cerul, penuh humus, dan subur setebal maksimal 35 cm di bagian atas pot

4. Penanaman dan Pemeliharaan

Setelah bibit, wadah, media tanam dan pot selesai, lanut ke penanaman bakalan bonsai di pot tanaman sebagai berikut :
Pertama tancapkan batang bakalan di tengah pot, lalu siram dengan menggunakan sprayer yang halus.
Pastikan air yang anda gunakan bersih, tidak berlumpur , serta netral atau tawar.
Jika air sudah mulai mengalir ke luar dari bawah pot, hentikan penyiraman dan kemudian simpan pot di lokasi yang teduh, agar bibitnya lebih cepat tumbuh. Anda juga bisa menutup tanaman menggunakan plastik transparan selama awal pertumbuhan, agar mudah memantau perkembangannya.

TRENDING :   7 Ide Desain Baju Keren Kaos Distro Kekinian

5. Perawatan dan Pembentukan Tanaman Bonsai

Yang perlu anda ketahui adalah bakal bonsai yang sudah siap dibentuk adalah yang akarnya sudah tidak tergoyahkan. Anda dapat menggunakan kawat kuningan dan tali raffia untuk mengatur arah tumbuh bonsai ke arah anda inginkan yang mana konsepnya sama dengan menggiring pertumbuhan tanaman rambat, namun perbedaannya adalah tekanan yang agak lebih kuat sebab batang tanaman cenderung lebih keras. Dan juga anda harus rajin memangkas dan memetik titik tumbuh yang tidak diinginkan, dengan cara memotong dahan atau ranting sedekat mungkin dengan kuntum yang tampak sehat, setelah memotong tutup lukanya yang besar dengan parafin, kemudian lilit dahan-dahan yang memanjang menggunakan kawat selama pertumbuhan baru.

Demikian cara mudah dan ringkas bagaimana membuat dan membentuk tanaman bonsai bagi anda para pemula yang tertarik membuat tanaman bonsai sendiri, baik itu sebagai hiasan dan dekor rumah hingga menjualnya sebab tanaman bonsai juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, bahkan fantastis tergantung tanaman bonsai dan tingkat kerumitannnya. Tetapi sebagai catatan, bonsai merupakan yang membutuhkan waktu lama sehingga anda harus benar-benar sabar dan tekun untuk hasil yang seperti anda inginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.