Aman dan Ampuh! Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Bayi tanpa Obat

Aman dan Ampuh! Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Bayi tanpa Obat

Sebagai orang tua pastinya kita akan sangat menyayangi dan melindungi anak kita dan ketika anak terserang sakit maka tentu akan akan menyebabkan hati orang tua sedih dan berharap serta melakukan yang terbaik agar anak cepat sembuh. Sama hal nya ketika anak terserang penyakit demam dimana banyak orang tua yang langsung menjadikan obat penurun panas sebagai salah satu solusi tercepat dalam meredakan dan menurunkan panas anak. Hal tersebut adalah wujud kepanikan orang tua ketika melihat anaknya sedang sakit apalagi jika anak masih tergolong masih bayi, dimana seharusnya memberikan obat penurun panas tidak perlu dilakukan terburu-buru sebab ada beberapa langkah yang mesti kita selaku orang tua untuk memastikan kondisi serta meredakan sakit demam anak. Sebab tahukah anda, tanpa obat penurun panas pun, demam anak sebenarnya dapat kita redakan tetapi tentu ada beberapa kondisi yang memerlukan obat, maka dari itu perlu nya kita sebagai orang tua untuk memperluas wawasan kita tentang penanganan anak yang sedang sakit sehingga kita tidak terlalu terburu-buru dan mengandalkan obat yang tentu mempunyai beberapa efek samping.

Aman dan Ampuh! Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Bayi tanpa Obat

Untuk informasi, demam adalah merupakan respon tubuh respon tubuh manusia yang menandakan bahwa ia memiliki kekebalan yang luar biasa, jadi sebagai orang tua kita mesti mengetahui hal tersebut, dan memahami bahwa ketika anak demam berarti bukti bahwa sistem kekebalan tubuhnya masih bekerja dengan baik dalam memerangi virus, bakteri atau apapun yang masuk ke dalam tubuh yang dianggap membahayakan oleh sistem tubuh manusia. Namun walaupun begitu, kita tentu jangan juga menganggap remeh dan santai demam yang menyerang anak sebab apabila suhu tubuhnya mencapai 0°C atau lebih, maka anak akan berisiko memiliki kondisi yang lebih berbahaya lagi seperti, gangguan fungsi otak maupun terserang kejang. Pada saat inilah dibutuhkan pemberian obat seperti paracetamol dan semacamnya untuk meredakan demam anak. Jadi pentingnya untuk mengukur suhu tubuh anak adalah sesuatu yang perlu anda lakukan sebagai tahap pertama sekaligus memastiskan kondisi demam anak sambil memperhatikan gejala lainnya.

Bagaimana cara memastikan anak  yang demam ? Dan apa memerlukan obat atau tidak ?

TRENDING :   Cara Mengobati Luka Diabetes Dengan Daun Binahong! Murah dan Efektif

Langkah pertama yang harus anda lakukan yakni dengan mengukur suhu tubuhnya menggunakan termometer digital melalui dubur (rektal). Kenapa harus secara rektal? Sebab pemeriksaan suhu tubuh dengan rektal memiliki tingkat keakuratan yang paling tinggi jika dibandingkan mengukur suhu tubuh dengan cara oral atau ketia ( axiler )

Cara melakukannya adalah pertama aktifkan termometer digital yang telah disediakan, setelah itu lumasi ujung termometer dengan minyak kelapa maupun gel khusus untuk memudahkan masuknya termometer ke dalam dubur anak, dan masukkan termometer ke dalam dubur dengan memposisikan si kecil dalam posisi terlentang sambil diangkat kedua belah pahanya. Kemudian tunggu hingga beberapa menit sampai termometer memberikan tanda pemeriksaan suhu telah selesai dimana biasanya termometer digital berbunyi, cabut dan lihatlah hasilnya.

Bagi anda yang memiliki bayi dengan umur lebih mudah berumur 0-3 bulan, angka pengecekan rektal tentu berbeda dengan anak yang berusia lebih, dimana pada anak di usia tersebut jika suhu rektalnya menunjukkan pada angka 38°C atau lebih maka sebaiknya anda segera membawa ke dokter untuk mendapatkan bantuan medis dengan segera meskipun si kecil tidak menunjukkan gejala apapun. Sedangkan untuk anak yang berumur 3-6 bulan, apabila suhu rektalnya menunjukkan angka 38°C atau lebih namun masih bersikap normal yakni cukup aktif serta tidak rewel, maka anda hanya perlu memberinya banyak istirahat dan beri banyak asupan ASI atau susu formula tanpa perlu memberikan obat penurun panas. Akan tetapi jika anak sudah menunjukkan tanda tidak nyaman seperti rewel, gelisah, menangis dan lemas maka sebaiknya segera periksakan ke dokter. Adapun untuk anak yang berusia 6-24 bulan, apabila suhu rektalnya diatas 38.9°C maka anda dapat memberikan obat penurun panas seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang tertera pada kemasannya, dan apabila demam tidak mereda lebih dari satu hari, maka segera hubungi dokter.

TRENDING :   4 Cara Mengobati Flu Tanpa Menggunakan Obat

Tentu selain bersikap tenang dan memastikan kondisi anak, anda juga perlu memperhatikan gejala-gejala yang patut anda kuatirkan apabila gejala tersebut terlihat pada anak anda. Berikut gejala-gelala yang perlu anda perhatikan :

Anak kehilangan nafsu makan.
Anak kesulitan bernapas.
Kulit anak terlihat pucat serta muncul ruam-ruam merah.
Anak terlihat sangat lesu dan mengantuk sepanjang hari.
Batuk-batuk.
Telinga anak sakit yang biasanya anak memberikan tanda dengan menarik-narik telinganya.
Anak sering menangis.
Muntah, diare atau gejala flu lainnya.

Sebagai catatan, bagi anda yang memiliki bayi yang masih berusia dibawah 3 bulan, apabila suhu tubuhnya tinggi maka anda tidak perlu menunggu gejala-gejala apapun dan segera memeriksan ke dokter untuk mendapatkan bantuan medis, sebab kondisi demam pada anak yang berusia dibawah 3 bulan sangat rentan akan kondisi serius. Dan untuk anak yang berumur diatas 3 bulan, apabila dalam 24 jam demamnya tak kunjung mereda atau bahkan semakin menjadi, maka segeralah meminta pertolongan medis ke dokter.

Demikian Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Bayi tanpa Obat yang aman yang ampuh bagi anda orang tua yang mungkin saat ini sedang memiliki anak yang sedang sakit demam. Semoga bermanfaat dan berguna. Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *