Penulisan Insha Allah, Insya Allah atau Insyaallah yang Benar ? Berikut Penjelasannya

Bagi seorang muslim, kata Insya allah atau Insha Allah pasti sangat sering diucapkan sebab dalam artian yang singkat seorang muslim berjanji, mengiyakan atau membalas ucapan orang lain dengan menggunakan Insya Allah, yang mana memiliki arti “Jika Allah Mengizinkan” jika segala sesuatu yang terjadi atau tidak terjadi merupakan atas kehendak Allah. Sebab sebagai seorang muslim tentunya kita tidak tahu apakah hal yang kita rencanakan tersebut dapat terjadi atau mungkin tidak, dimana manusia hanya bisa berkehendak dan berusaha, dan segala keputusan kembali kepada sang pencipta.

Penulisan Insha Allah, Insya Allah atau Insyaallah yang Benar

Tidak hanya itu saja, kata insya Allah ini bisa dikatakan mengandung doa yaitu doa isti’anah. Doa meminta pertolongan kepada Allah agar apa yang Ia janjikan atau rencanakan dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Akan tetapi banyak muslim yang merasa bingung mengenai cara menuliskan kata Insha Allah dalam sebuah tulisan baik itu dalam penggunaan sehari-hari seperti sosial media, percakapan whatsapp, dan sebagainya. Dimana kadang muncul perdebatan yang masing-masing memiliki pembenaran untuk cara menulis kata Insha Allah, Insya Allah atau Insyaalah yang benar agar tidak menimbulkan artian lain selain arti jika Allah mengizinkan.

Tentunya hal sepele ini kadang membuat muslim ragu akan menulis kata inshallah dalam percakapan sehari-hari sebab takut salah , salah arti atau malah di perdebatkan. Namun kali ini kami akan memberikan penjelasan mengenai cara penulisan inshaallah yang benar dan baik. Tentu jika ada perbedaan dengan yang lain, atau ada yang merasa tidak cocok, dikembalikan lagi kepada diri sendiri dengan alasan masing-masing. Penasaran ? langsung saja simak penjelasan dibawah ini.

Yang telah kita ketahui bersama adalah terdapat perbedaan penulisan antara bahasa Indonesia dan bahasa Arab, dimana bahasa arab ditulis dengan huruf hijaiyah sedangkan bahasa Indonesia sendiri ditulis dengan huruf alfabet.

TRENDING :   Model Baju Gamis Brokat Terbaru 2019 Desain Modern dan Mewah, Cek Disini

Nah, untuk penulisan yang benar dalam bahasa Arab yaitu إِنْ شَاءَ اللَّهُ yang mengandung arti “Jika Allah menghendaki”, akan tetapi hal yang perlu kita ketahui adalah dalam bahasa Indonesia untuk huruf ش dibaca Sy, dan untuk bahasa Inggris huruf tersebut dibaca sh.

Jadi inti dari perbedaan penulisan kata inshallah yang benar adalah hanya pada perbedaan bacaan saja antara Insya Allah dan in shaa Allah. Jadi ketika seorang muslim bermaksud membunyikan إِنْ شَاءَ اللَّهُ maka dia benar, hanya saja faktor kebiasaan di Indonesia saja dimana masyarakat lebih dominan menuliskan kata insya Allah seperti halnya salat isya dan bukan salat isha. Bahkan tidak hanya itu saja, kebiasaan menyambungkan tulisan dalan bahasa indonesia atau memisahkan kata-kata juga berpengaruh. Akan tetapi hal yang perlu diingat dan paling penting adalah niat dan tujuannya sama dengan arti dalan bahasa arab, sehingga hal tersebut tidak dapat disalahkan.

Dengan penjelasan diatas, tentunya kita dapat menarik kesimpulan bahwa sebaiknya kita menggunakan atau menuliskan “In shaa Allah” dengan maksud bukan hanya sekadar ucapan atau tulisan saja tanpa ada keyakinan sama sekali. Artinya saat kita mengucapkan in shaa Allah kıta benar-benar bersungguh-sungguh akan memenuhi janji tersebut dan semoga Allah mengizinkan dan merahmati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.